Perkembangan dan Perubahan Secara terus-menerus

Semakin hari perkembangan ilmu pengetahuan sungguh pesat.
Jaman dulu, orang belum menemukan cara supaya bisa berjalan lebih jauh dan lebih jauh lagi.
Manusia kemudian menemukan kayu yang mengambang diatas air. Manusia mencoba berada di atasnya dan untuk
bergerak mencoba mengayuhnya. sejak itu dibuatlah sampan dan akhirnya setelah mesin ditemukan menjadilah kapal yang sekarang banyak kita temukan berlayar di laut yang maha luas. di darat juga mulai timbul perubahan yang semula berjalan kaki, kemudia ditemukan sepeda, sepeda motor,mobil. kemajuan dalam mobil juga disesuaikan sesuai dengan tujuan dan kebutuhan sehingga lahir mobil berbagai jenis dan macam. itu
artinya, manusia terus berpikir dan mengalami perubahan yang terus menerus.

pikiran manusia terus berkembang dari hal-hal yang sederhana sampai yang rumit sekalipun. dulunya kita sudah heran dan bahagia memiliki radio dimana kita bisa mendengarkan suara orang dikejauhan, mendengarkan lagu dan berita dari jauh. namun itu belum juga puas, manusia terus berpikir bagaimana caranya bisa menonton aktivitas orang dari jauh. maka ditemukanlah televisi. kita bisa menonton televisi tabung dari yang hitam putih sampai yang berwarna. namun sekarang televisi tambah besar bukannya memakai besar pula
ukurannnya, namun layar saja yang besar, tapi semakin tipis sehingga tidak nampak. Semakin hari pikiran
manusia berkembang untuk membuat manusia tambah nyaman dan elegan menjalani hidup. tak terkecuali alam bawah sadar manusia yang ingin menggali kenyamanan. Namun menggali kenyamanan pikiran tidak bisa hanya
dengan memuaskan nafsu atau keinginan manusia. semakin keinginan memuaskan badan dipenuhi, semakin
pikiran manusia menjadi semakin ruwet dan rumit. namun intinya pikiran manusia terus berkembang dan berkembang.

Pertanyaannnya adalah apakah perkembangan pikiran manusia diimbangi dengan perkembangan pikiran akan TUHAN??…..Kita selalu terpaku dengan hanya mengikuti apa yang dikatakan oleh kitab suci. kita dilarang
mempertanyakan apa yang sudah tersurat dan tersirat dalam kitab suci.
bahkan parahnya lagi ada yang menjadikannnya sebuah doktrin yang membuat manusia melawan apa yang sudah ditemukan dan kenyataan yang ada di alam semesta ini. Ilmuwan seperti Galileo harus mati ditangan gereja
karena berani menentang apa yang sudah tercantum dalam injil.

Manusia selalu mencari kenyamanan dan keamanan di dunia. Siapapun selalu mengejar yang enak, yang membuat
dirinya nyaman, serba instan. Namun sampai kapan akan selalu mengejar yang cepat sampai? yang menjanjikan
sorga dengan cepat walaupun menghalalkan semua prilaku yang kurang terpuji? Ahh, namun itu semua hanya
wacana, karena manusia sudah punya pikiran yang nantinya mengarahkannnya pada apa yang membuatnya
nyaman. Mungkin di jaman ini, memang cocok dengan yang instan-instan, yang cepat. Namun pada akhirnya manusia akan bosan dan ingin kembali kepada segala hal yang lambat namun selamat dan bermanfaat.

Jadi Sebenarnya apakah pengetahuan mengikuti agama atau agama mengikuti pengetahuan?
Semua perlu pemikiran yang matang sampai tingkat pengetahuan baik jasmani dan rohani sudah cukup matang, sehingga nantinya akan melahirkan segala hal yang menyejukkan hasrat jiwa terdalamnya.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: